Duta Damai Goes to School “Smart Generation: Anti Radikalisme dan Terorisme di Media Sosial”

Duta Damai Sulut wujudkan “Smart Generation : Anti Radikalisme dan Terorisme di Media Sosial” Lewat Duta Damai Goes To School 2019
Dengan mengusung tema “Smart Generation : Anti Radikalisme dan Terorisme di Media Sosial” Duta Damai sulawesi utara hadirkan 160 Pelajar SMA/SMK sederajat se-kota Manado, dalam acara Duta Damai Goes To School 2019 pada Sabtu, 27 Juli 2019 yang lalu. Dentuman tambur dan lenggak-lenggok penari Kabasaran, mengiringi langkah Brigjen. Pol. Ir. Hamli, M.E. selaku Direktur Pencegahan BNPT beserta para tamu undangan saat memasuki ruangan acara, di Ballroom Hotel Aryaduta, Manado.
Diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan,para hadirin tampak berdiri dengan sikap sempurna seraya melantunkan Indonesia Raya, lalu dilanjutkan dengan pembacaan doa.
Kegiatan itu menghadirkan Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol.Ibrahim Tempo, S.I.K., M.Si. yang mewakili Kapolda Sulut, sementara yang mewakili Gubernur Sulawesi Utara adalah Kadis Kominfo Sulut Dr.Jetty Pulu, S.Sos.,M.Si. keduanya turut memberikan Sambutan dalam kesempatan tersebut.
Selain itu juga hadir perwakilan dari Pangdam XIII/Merdeka,dan Perwakilan dari pengurus Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT)  Sulawesi Utara sebagai tamu undangan. Mereka mengapresiasi terselengaranya kegiatan tersebut.
Direktur Pencegahan BNPT menuturkan dalam sambutanya bahwa saat ini internet telah menjadi alat propaganda kelompok teroris juga telah menandai momentum lahirnya terorisme baru dengan pola propaganda dan rekruitmen yang baru, oleh sebab itu kegiatan-kegiatan seperti ini perlu di adakan untuk memberikan, pemahaman dan pengetahuan tentang paham radikal dan terorisme atau bisa diartikan memberikan imunisasi secara spiritual kepada generasi muda dan khususnya sekolah-sekolah.
“Tujuannya untuk Membangun daya tangkap masyarakat khususnya generasi muda, mengumpulkan ide kreativitas dan masukan dalam membrantas konten propaganda melalui media sosial, serta menggelorakan prinsip prinsip bela negara setia dan cinta NKRI, implementasi ajaran agama, untuk mencegah pengaruh radikalisme dan pengaruh ujaran kebencian” Kata Brigjen. Pol. Ir. Hamli, M.E. mengakhiri sambutannya sekaligus Membuka Kegiatan Duta Damai Goes To School 2019.
Acara berlanjut dengan Seminar dan Dialog kemudian Penayangan, Evaluasi serta Pengumuman pemenang Lomba Video Pendek.
Renit Linggupa yang adalah salah satu peserta mengungkap kesannya saat mengikuti kegiatan ini “Sangat Seruh, dan pastinya bermanfaat materinya, kita jadi lebih sadar bahayanya penyebaran radikalisme di media sosial, jadi lebih waspada dan tau pentingnya Saring sebelum Sharing” Tutur gadis asal SMK N 5 Manado tersebut.
Di acara yang terakhir, Sesekali kelakar tawa dari peserta terdengar menanggapi aksi jenaka Koordinator Regional Duta Damai Sulut, Freedom Rombot dalam Sharing Session Bersama Duta Damai Sulut yang kemudian ditutup dengan foto bersama. Setelah acara selesai beberapa peserta dan panitia menunjukan kebolehan mereka dalam menyanyi dan penampilan Beatbox, sembari menunggu proses penyelesaian Administrasi.

Penulis : Ian Langkai

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *