Perkuat imunitas Kebangsaan NKRI melalui vaksin Pancasila

Pandemi virus covid-19 yang melanda dunia saat ini, membuat  setiap negara bekerja keras untuk menciptakan vaksin demi melawan penyebaran virus ini.

Di tengah keadaan dunia yang pelik saat tengah menghadapi wabah covid-19, beberapa kelompok radikal memanfaatkan momentum keresahan masyarakat akan situasi ini. Mereka tak hanya di dunia nyata, kelompok radikal juga melancarkan aksi terornya di dunia maya, melalui media sosial.

Para kelompok ini berpikir, keadaan ini dapat digunakan untuk melancarkan aksi mereka. di karenakan fokus pemerintah sedang sibuk menangani virus covid-19. Hal inilah yang harus terus diwaspadai. Karena paham dan aksi terorisme terjadi dan menyebar tanpa mengenal waktu maupun situasi.

Untuk menangkal paham radikalisme dan terorisme berkembang di tengah masyarakat Indonesia dalam situasi dan kondisi saat ini, seperti halnya dalam menghadapi pandemi covid-19 memerlukan vaksin, begitu pula dalam menghadapi serangan paham radikalisme dan terorisme. Sebuah vaksin dibutuhkan agar imunitas sosial masyarakat akan terus kokoh dan tak mudah terpapar pemahaman yang salah.

Sebagai masyarakat Indonesia kita patut bersyukur dan bangga bahwa vaksin pencegahan akan paham radikalisme dan terorisme sudah ada yaitu; Pancasila. Sebagai ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila berperan sangat penting dalam menangkal pemahaman-pemahaman yang salah yang masuk diantara masyarakat.

Dalam sila pertama yang bermakna bahwa setiap warga negara diberikan kebebasan dalam beribadah dengan caranya masing– masing tanpa mendapat paksaan dari pihak manapun, hormat dan menghormati bagi para penganut kepercayaan yang berbeda-beda sehingga terbina kerukunan hidup dalam masyarakat.

Dalam sila kedua terkandung makna yaitu masyarakat harus saling mencintai sesama manusia dengan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

Dalam sila ketiga mengandung makna yaitu memajukan dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.

Sila keempat mengandung makna tidak memaksakan kehendak kepada orang lain, dan mengutamakan hasil musyawarah dalam mengambil keputusan bersama.

Sila kelima yaitu mengenai menghormati dan menghargai hak-hak orang lain.

Dari makna yang terkandung dalam Pancasila, dapat dilihat bahwa pancasila sebagai ideologi NKRI telah Adalah vaksin terbaik untuk memperkuat imunitas Kebangsaan NKRI.

Oleh sebab itu pentingnya peran pemerintah dalam hal terus mengedukasi nilai dan makna akan Pancasila, namun hal itu tak hanya menjadi tugas pemerintah saja, melainkan setiap warga negara.

Masing-masing pribadi masyarakat agar menerapkan makna yang terkandung dalam pancasila untuk menangkal pemahaman radikalisme masuk dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dengan terus menerapkan pancasila dalam kehidupan masyarakat NKRI, dapat mengatasi terjadinya perpecahan akan perbedaan yang ada, yang menyebabkan beberapa kelompok tak bertanggung jawab memasuki celah tersebut ditengah masyarakat, baik melalui dunia maya maupun dunia nyata.

Penulis:Claudia Selan
Ilustrator:Daniel Taruh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *