PUASA DITENGAH WABAH JADIKAN IKHTIAR GAPAI MARDHATILLAH

            Selanjutnya Euforia bulan puasa yang mungkin sempat hilang karena rencana buka puasa bersama, ngabuburit, sahur bareng dan lain-lain yang tidak terlaksana atau bisa dibilang gagal total gara-gara pandemi ini, jangan berputus asa dan menganggap ini adalah sebuah siksaan.

Segera ubahlah pikiran-pikiran seperti itu, karena perlu dipahami berbicara mengenai bulan suci Ramadhan sangatlah sempit jika euforia yang dimaksudkan hanya sekedar ngabuburit dan acara bukber,

saat ini kita juga perlu melihat hal-hal yang lebih positif dibandingkan hanya meratapi hal-hal yang biasa dilakukan namun saat ini tidak bisa dilakukan.

Hal tersebut tentunya adalah Euforia kita dalam memanfaatkan Quality time dengan keluarga dan sanak saudara,

terlebih dalam melatih diri untuk lebih dekat dengan sang Ilahi,

tak boleh ditinggalkan juga kita harus melakukan pendekatan secara maksimal dengan Al-Qur’anul Karim, yang biasanya kita tinggalkan demi acara ngabuburit dan bukber.

Kemudian Banyak-banyaklah bersyukur karena kita masih diberikan kesempatan untuk menghirup udara dibulan suci nan penuh berkah ini.

Jangan bosan dan lelah untuk berdo’a dan meminta ampun kepada Allah agar supaya wabah ini segera berakhir. Perlu dipahami dan di praktikkan juga bahwasanya Do’a tanpa ikhtiar adalah Sia-sia.

Jadi patuhi himbauan pemerintah untuk tetap dirumah, ibadah dirumah dan maksimalkan semuanya dari rumah.

Jangan lupa jaga kebersihan dan Kesehatan ya gaes. Tetap Semangat untuk menjaga imun dan iman tentunya.

Penulis : Jhyza

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *