Covid-19 Mewabah, Komsos Keuskupan Manado Siarkan Langsung Misa Harian

DUTADAMAISULAWESIUTARA.ID – Gereja Katolik setiap hari menggelar ibadah perayaan Ekaristi, tidak hanya setiap hari Minggu.

Di tengah wabah global virus Corona atau Covid-19, tradisi ini tidak berhenti meski dengan wujud yang berbeda.

Pada 23 Maret 2020 lalu, perayaan Ekaristi Pekan 1V Masa Prapaskah digelar tanpa kehadiran masif umat.

Uskup Manado Mgr Benedictus Rolly Untu MSC memimpin misa untuk semua umat lewat siaran langsung di media sosial dan siaran Radio Montini.

Adapun umat mengikuti ibadah di rumah masing-masing melalui ponsel atau radio.

Hal serupa akan dilakukan untuk ibadah misa harian. Komisi Sosial Komunikasi (Komsos) Keuskupan Manado akan menyelenggarakan live streaming misa harian.

Misa akan disiarkan langsung dari Kapel Seminari Agustinianum Tomohon mulai pukul 06.30 Wita.

Misa akan berlangsung pada Selasa (24/3/2020), Rabu (25/3/2020), Kamis (26/3/2020) dan Sabtu (28/3/2020).

Misa harian secara daring (online) tersebut sebagai tindak lanjut atas imbauan Uskup Rolly Untu dalam suratnya kepada imam, biarawan dan biarawati, serta umat Keuskupan Manado.

Disebutkan bahwa terhitung mulai Minggu 23 Maret sampai dengan 4 April 2020, semua kegiatan yang mengumpulkan umat (perayaan Ekaristi, Jalan Salib, Ibadah Sabda, pengakuan dosa, latihan koor, dan latihan-latihan lainnya) ditiadakan.

Kata Uskup, para imam tetap melanjutkan Ekaristi secara pribadi untuk keperluan semua umat beriman, baik misa harian, juga misa hari minggu, dan hari raya.

Lanjut dia, umat melaksanakan, mengembangkan kehidupan iman, sambil mengembangkan Ecclesia Domestica (Gereja Rumah Tangga).

“Umat tetap beribadah di rumah sebagai keluarga sambil memergunakan tuntunan-tuntunan tertulis yang dibuat oleh para pastor di tingkat paroki ataupun oleh komisi di tingkat keuskupan juga sambil mengikuti perayaan-perayaan yang disiapkan secara online atau live streaming oleh lembaga-lembaga dapat dipercaya,” kata Uskup.

“Dalam situasi yang tidak menentu ini, kita menjaga iman tetap kuat, harapan kita teguh, dan cinta kasih kita tetap subur,” tekannya.

Pastor Surya Awangga SJ memberikan tips sederhana bagi umat untuk mengikuti misa secara daring (live streaming).

1. Pastikan cukup paket data/wifi untuk menonton streaming.

2. Jika perlu gunakan ad-skipper untuk mencegah iklan.

3. Pilih ruang yang tenang dan tertutup, misal di ruang keluarga.

4. Gunakan sound system tambahan bila perlu.

5. Boleh menyalakan lilin, memasang salib dan patung.

6. Pakailah pakaian yang pantas/sopan

7. Jawablah aklamasi/ dialog misa dengan lantang dan sesuai. Jangan skip tiap detail misa, cukup duduk dengan khidmat.

8. Pada saat romo menyambut komuni doakanlah doa “komuni batin.

9. Sesudah selesai jangan langsung buru2 pergi. Tutuplah dengan refleksi atau doa pribadi.

10. Jika minta didoakan oleh romo, jangan ragu menitip doa pada romo yang dikenal. Romo dalam misa pribadi akan mendoakan ujud anda.

Adapun isi Doa Komuni Rindu sebagai berikut:

Yesusku, aku percaya bahwa Engkau hadir dalam Sakramen Mahakudus.

Aku mengasihi-Mu melebihi segala sesuatu, dan aku merindukan Engkau dalam seluruh jiwaku.

Karena aku tidak dapat menerima-Mu secara sakramental saat ini, maka datanglah ya Tuhan sekurang-kurangnya secara rohani dalam hatiku, meskipun Engkau selalu telah datang.

Aku memeluk-Mu dan ingin mempersatukan seluruh diriku seutuhnya dengan-Mu,
dan jangan ijinkan aku terpisah dari-Mu. Amin. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunmanado.co.id dengan judul “Covid-19 Mewabah, Komsos Keuskupan Manado Siarkan Langsung Misa Harian” .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *