ASN Dibolehkan Bekerja Dari Rumah, Tunjangan Kinerja Pegawai Tetap Diberikan Sesuai Hak

MenPAN-RB Tjahjo Kumolo usai memberikan penghargaan zona integritas kepada instansi dan lembaga pusat serta daerah di Menara Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2019).

DUTADAMAISULAWESIUTARA.ID – Penyampaian terbaru dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo.

Tjahjo Kumolo mengeluarkan instruksi untuk pejabat di lingkungan kementeriannya.

Hal itu terkait dengan wabah virus corona ( Covid-19).

Tjahjo mengatakan, meski beberapa instansi saat ini sudah membuat kebijakan sendiri, namun mencermati perkembangan di lingkungan kerja masing masing, pihaknya pun mengeluarkan pernyataan.

“Untuk mencegah penyebaran Covid-19, ASN dibolehkan bekerja dari rumah,” ujar Tjahjo kepada wartawan, Minggu (15/3/2020).

Ia juga mengharapkan agar setiap pejabat pembina kepegawaian ( PPK) menetapkan mekanisme kerja yang akuntabel agar memungkinkan pegawai bekerja dari rumah.

Berdasarkan mekanisme kerja tersebut, PPK melakukan asesmen dan menetapkan siapa pegawai yang bisa bekerja dari rumah dan siapa yang tetap harus masuk kantor.

PPK juga diminta agar bisa menjamin bahwa pelayanan publik di instansinya tetap berjalan dengan baik.

“Dengan pengaturan kerja seperti itu, tunjangan kinerja pegawai tetap diberikan sesuai hak pegawai,” kata dia.

Tjahjo Kumolo sekaligus meminta seluruh pimpinan kementerian dan lembaga mengikuti arahan Presiden dan pernyataan Juru Bicara resmi pemerintah terkait wabah Covid-19.

Juru bicara penanganan virus Corona Achmad Yurianto sebelumnya mengatakan, kasus positif Covid-19 di Indonesia per Sabtu siang, mencapai 96 orang.

Salah satunya yang terkonfirmasi adalah pasien dengan nomor 76 yang diketahui merupakan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Jumlah tersebut bertambah 27 dari sehari sebelumnya atau Jumat (13/3/2020).

Sampai Sabtu sore, sudah ada delapan pasien yang dinyatakan sembuh dari virus tersebut. Sementara pasien yang meninggal lima orang. (*)

Pengumuman Kementerian BUMN

Tak ada yang diliburkan atau ditutup.

Di tengah-tengah penyebaran virus corona di Indonesia semua perusahaan milik negara tetap beroperasi.

Hal itu ditegaskan Kementerian BUMN.

Namun langkah pencegahan tetap dilaksanakan yakni dengan sistem kerja lain. 

Untuk mencegah penyebaran virus corona, Kementerian BUMN mengimbau agar pegawai mulai bekerja dari rumah masing-masing mulai Senin (16/3/2020).

Selain itu pihaknya juga membatasi semua bentuk pertemuan.

“Sampai hari ini semua BUMN tetap beroperasi seperti biasa tapi kita menjaga semua bentuk rapat, jumlah orang yang hadir dalam rapat, kemudian juga pembatasan mobilitas dibatasi,” ujar Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga di Jakarta, Sabtu (14/3/2020) malam.

Arya juga mengatakan, waktu rapat juga dibatasi, sehingga banyak hal yang dibatasi.

“Tapi secara umum BUMN tetap beraktivitas seperti biasa,” kata Arya, seperti dilansir dari Kompas.com dalam artikel berjudul “Wabah Corona, Kementerian BUMN Imbau Karyawan Bekerja di Rumah Mulai Senin.”

Terkait adanya kabar bahwa seluruh BUMN di DKI Jakarta ditutup, Arya Sinulingga menegaskan bahwa kabar tersebut merupakan hoaks dan tidak benar.

“Itu hoaks, tidak benar bahwa seluruh BUMN di DKI Jakarta ditutup selama dua pekan. Itu tidak benar sama sekali. Jadi tolong yang membuat kabar hoaks itu menghentikan hoaks tersebut,” ucap Arya.

Selain menegaskan semua BUMN tetap beroperasi seperti biasa, Kementerian BUMN juga mengeluarkan pengumuman yang pada intinya pegawai Kementerian yang rutin menggunakan transportasi publik menuju kantor dan berusia lebih dari 50 tahun agar berdinas dari rumah masing-masing.

Berikut petikan pengumuman yang dirilis oleh Kementerian BUMN tersebut:

Kepada Yth.:
1. Pejabat Eselon I
2. Pejabat Eselon II
3. Pejabat Eselon III,
4. Pejabat Eselon IV,
5. Pelaksana

Dalam rangka pencegahan dan meminimalisir penyebaran virus corona di lingkungan Kementerian BUMN, dan sesuai keputusan Pimpinan, berikut disampaikan kepada seluruh pegawai Kementerian BUMN tentang pelaksanaan dinas masuk kantor sebagai berikut:

1. Bagi pegawai di lingkungan Kementerian BUMN yang setiap hari menggunakan transportasi publik untuk menuju ke kantor atau berusia lebih dari 50 tahun, agar berdinas dari rumah masing-masing (Working From Home / WFH).

2. Bagi Pejabat Eselon I dan Eselon II tetap berdinas masuk kantor dengan aktivitas kegiatan sebagaimana biasa.

3. Pejabat Eselon II agar melaksanakan pembagian jadwal kedinasan pegawai untuk berdinas di kantor dengan setiap jenjang/ eselon terwakili.

4. Mekanisme dan pengaturan tehnis tentang pelaksanaan WFH akan disosialisasikan dalam waktu segera.

5. Bagi pegawai yang berdinas secara WFH tidak diizinkan untuk meninggalkan rumah.

6. Kebijakan ini akan dituangkan dalam bentuk Surat Edaran dan mulai berlaku Senin, 16 Maret 2020 sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut dari Pimpinan.

7. Kepala Biro Umum dan Humas agar melaksanakan pembagian jadwal kedinasan pegawai pengelola gedung, sekretaris pimpinan dan layanan terkait agar operasional kantor tetap dapat berjalan dengan baik.

8. Asdep Data dan Teknologi Informasi agar menyiapkan sarana-prasarana agar pelaksanaan dinas WFH dapat berjalan lancar dan melaksanakan pembagian jadwal kedinasan pegawai di kantor agar operasional kantor tetap dapat berjalan dengan baik.

“Saya Diminta Tes”

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyatakan akan menjalani tes kesehatan, setelah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dinyatakan positif terinfeksi virus Corona.

“Tempatnya tidak bisa saya sebutkan,” kata Erick, Sabtu (14/3/2020) malam.

Erick menyatakan terakhir bertemu Budi Karya pada rapat terbatas “Percepatan Penyelesaian Permasalahan Pertahanan Sumatera Utara” di Kantor Presiden, Rabu (11/3/2020).

Rapat ini dipimpin presiden Joko Widodo dan diikuti sejumlah menteri. Hadir pula Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjono.

“Saya duduk di seberang Pak Budi Karya,” kata Erick.

Erick menyatakan semua peserta rapat hari itu diminta mengikuti tes kesehatan, Minggu 15 Maret 2020. 
Ditanya apakah Presiden Jokowi juga diharuskan menjalani tes, ia menjawab, “Mestinya, tapi itu bukan kewenangan saya.”

Menteri Sekretaris Negara Pratikno pada Sabtu (14/3) malam mengumumkan bahwa Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi positif terjangkit virus corona (covid-19). Adapun Budi karya saat ini telah dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Kementerian PANRB Perbolehkan Pegawainya Bekerja di Rumah

Penulis : Kompas.com
Editor: Handhika Dawangi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *