Ramadan, Berbagi Berkah dalam Perbedaan

Bakti Sosial dari Duta Damai Sulawesi Utara dengan LPM SUAM dan Anak Sekolah Minggu GMIM Damai Bukit Moria Singkil di Panti Asuhan Siti Khadijah Singkil pada 29 Mei 2019.

Manado– Bulan Suci Ramadhan adalah kesempatan untuk meningkatkan ketakwaan, Dalam kesempatan tersebut, Duta Damai Sulawesi Utara berbagi berkah dengan berkolaborasi bersama Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) SUAM Manado, mengadakan kegiatan buka puasa pada 29 Mei yang lalu, bertempat di Panti Asuhan Siti Khadijah Singkil.

Kegiatan tersebut disambut hangat oleh pihak pengelola dan Anak-anak panti begitu antusias mengikuti setiap rangkaian acara, uniknya beberapa anak-anak terlihat bahagia membaur dengan anak-anak panti dan bermain satu sama lain, mereka adalah Anak Sekolah Minggu(ASM) jemaat Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) “Damai” Bukit Moria Singkil, yang sengaja didatangkan oleh Tim Duta Damai Sulawesi Utara dengan tujuan untuk mengajarkan indahnya toleransi juga menanamkan rasa saling menghargai dan menghormati antar umat beragama, juga untuk saling hidup dalam kerukunan tanpa memandang perbedaan suku, ras, agama, status sosial dan lain sebagainya.

“Saya sendiri melihat bahwa kolaborasi ini begitu serasi, sebab dalam kolaborasi ini juga ada yang dari Muslim dan dari Non Muslim, disitulah saya melihat bahwa di Indonesia, lebih khusus di Manado lebih khusus lagi di Kelurahan Kombos ini ternyata rasa persaudaraan antara Muslim dan Non Muslim ternyata begitu kental sekali,”  tutur Bpk. Sun A. Bijulu, selaku penjaga Panti Asuhan dalam kata-kata sambutannya.

Senada dengan itu, dari pihak anak sekolah minggu juga senang dengan adanya kolaborasi ini.

“Sangat bagus (red:kegiatan tersebut) karena dari anak sekolah minggu GMIM Damai bisa bersama-sama dengan teman-teman di panti, bermain bersama dan ikut buka puasa bersama,meskipun torang berbeda tapi dari sana dapat digambarkan bahwa biar beda tapi tetap satu Indonesia, dan itu sangat indah dan tidak saling membedakan, tapi sama-sama turut merasakan kebahagiaan,” ungkap penatua anak sekolah minggu Ibu Magdalena Tatangindatu saat diwawancarai.

Kegiatan tersebut, anak-anak diajak bermain game dan kuis berhadiah, selanjutnya Ketua Duta Damai Regional Sulut  juga menyerahkan Sumbangan berupa sembako kepada pihak pengelola Panti secara simbolis dilanjutkan dengan sesi acara foto bersama.

Ketika Adzan berkumandang, Acara puncak berlangsung dengan diawali dengan Doa berbuka, terlihat wajah-wajah riang dan gembira para Anak-Anak Panti dan anak-anak ASM.

Dari sini kita bisa melihat bahwa perbedaan itu tidak menjadi halangan untuk kebersamaan, sebagaimana kita tahu bahwa Manado adalah kota dengan tingkat toleransi yang tinggi dan itu sudah ditanamkan sedari kecil, untuk menjadi bekal masa depan nanti demi Indonesia damai.

Penulis : Million Pangau
Editor : Vebriana Langkai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *